Sep 132012
 
trader forex

Satu-satunya cara Anda bisa berhasil dalam melakukan perdagangan di pasar valuta asing adalah dengan melakukan beberapa analisa teknikal forex menggunakan indikator forex untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Analisa teknikal dapat dilakukan dengan membaca indikator forex tertentu untuk memproyeksikan pergerakan pasar. Setiap trader forex yang tidak melakukan analisa teknikal maka mereka tidak akan dapat trading forex dengan baik dan akhirnya mengalami kerugian.

Ada banyak sekali jenis-jenis indikator forex, seperti yang mungkin telah anda ketahui saat baru memulai dasar belajar forex. Beberapa di antaranya adalah Bollinger Bands, Stochastic, RSI dan MACD. Di lihat dari banyaknya jenis indikator forex maka ada kemungkinan anda akan menggunakan kombinasi dari beberapa indikator.

Anda tidak perlu untuk menganalisa dengan menggunakan semua indikator forex yang ada. Anda hanya perlu mengambil beberapa saja dan menguasainya. Jika semua indikator forex anda ambil dan diterapkan maka akan membuat pusing saja. Ingatlah bahwa strategi forex yang baik adalah strategi forex yang sederhana dan menghasilkan keuntungan.

Indikator Forex Terbaik

Berikut ini adalah penjelasan tentang ketiga indikator forex yang paling umum digunakan dan dapat membantu anda dalam analisa teknikal, yaitu:

  • Indikator Forex ke-1 = Bollinger Bands

Indikator forex ini digunakan untuk mengukur bagaimana volatile pasar. Dua strategi umum dilakukan dengn menggunakan indikator ini: Bollinger Bounce dan Bollinger Squezze. Dalam Bollinger Bounce, premis dasar adalah bahwa harga biasanya akan cenderung untuk kembali ke tengah band. Logikanya adalah Anda anda membuka posisi buy disaat harga mencapai Bollinger Band bawah dan buka posisi sell ketika harga telah mencapai Bollinger Band atas.

indikator forex

  • Indikator Forex ke-2 = Stochastic

Indikator forex ini digunakan untuk menunjukan apakah pasar sudah overbought atau sudah oversold. Penggunaan indikator forex ini adalah jika pasar sudah overbought dan garis MA diatas 70 maka itu adalah saat yang tepat untuk menjual/sell. Dan kebalikannya, jika pasar sudah oversold dan garis MA berada di bawah 30 maka itu adalah waktu yang tepat untuk membeli/buy.

  • Indikator forex ke-3 = RSI

RSI digunakan juga untuk melihat pasar apakah sudah overbought dan oversold. Batas atas dan bawah dari RSI adalah 80 dan 20. RSI biasanya digunakan untuk mencari trend pasar. Ketika trend sudah terbentuk dan saat RSI berada diatas ataupun dibawah 50 maka itu adalah saat terbaik untuk membuka posisi mengikuti arah trend.

Kesimpulan Tentang Indikator Forex

Untuk penggunaan indikator forex akan sangat bergantung pada gaya trading dan strategi forex yang telah anda terapkan. Tidak ada cara lain untuk masuk ke dalam investasi forex tanpa melakukan analisa teknikal dengan menggunakan indikator forex. Bagi trader pemula ini adalah tahap yang menyulitkan karena harus mempelajari dan memahami banyak indikator forex namun hal ini bisa diatasi dengan mencari informasinya dan menerapkan dalam demo account terlebih dahulu.

Anda dapat mecoba demo accountnya di broker forex terbaik di Asia yaitu FBS dan menerapkan indikator forex tersebut. Untuk pendaftaran di FBS bisa melalui link berikut ini DAFTAR FBS.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)