Mar 172017
 
indikator forex

Analisa teknikal dengan menggunakan bantuan indikator forex merupakan salah satu cara supaya Anda berhasil mendapatkan profit di dalam pasar valas online. Analisa teknikal sangat terkait erat dengan indikator forex karena itu akan membantu Anda untuk memperkirakan pergerakan harga pada mata uang tertentu dan juga membantu untuk masuk kedalam pasar di waktu dan jam trading yang tepat. Ada banyak trader forex yang tidak menggunakan analisa teknikal dan pada akhirnya mengalami kerugian besar.

Melalui analisa teknikal juga setiap trader akan dapat untuk melihat kondisi fundamental pasar dan bisa memprediksi bagaimana trader lain akan bereaksi terhadap pergerakan mata uang. Platform trading seperti metatrader dan lainnya akan memberikan anda banyak informasi berupa grafik harga mata uang. Melalui grafik ini maka Anda akan melihat pergerakan harga secara visual dan dengan bantuan indikator forex inilah Anda bisa memahami tentang perilaku trader yang terlihat seperti pola berulang.

Ada banyak indikator forex tersedia di platform trading seperti RSI, Stochastic, Bollinger Band, MACD. Pada kenyataannya, Anda akan menggunakan kombinasi indikator forex untuk menyempurnakan hasil analisa teknikal.
Berikut ini adalah penjelasan macam-macam indikator forex yang akan membantu Anda untuk memilih mana yang cocok untuk digunakan.

1. Bollinger Bands
indikator forex bollinger band
Indikator forex ini berguna untuk mengukur seberapa stabilnya kondisi pasar yang sedang berlangsung dan juga untuk dapat memperkirakan range pergerakan harga.

Ada tiga garis yang terbentuk dan biasa disebut dengan upper band, middle band dan lower band. Cara menganalisanya adalah jika harga menyentuh di upper band maka harga akan cenderung untuk kembali ke middle band. Begitu juga sebaliknya jika harga menyentuh lower band maka akan cenderung naik ke atas menuju middle band. Dari sinilah Anda bisa mengambil keputusan untuk transaksi Beli ketika harga mencapai lower band dan Jual ketika harga mencapai upper band.

2. Stochastics
indikator stochastic
Indikator forex ini digunakan untuk memberikan informasi tentang kondisi pasar apakah sedang terjadi overbought atau oversold. Pada pasar yang sedang overbought dan berada di atas garis 70 maka ini adalah waktu terbaik untuk mengambil posisi jual. Begitu juga sebaliknya pada pasar yang oversold dan garis moving average berada dibawah 30 menjadi waktu yang tepat untuk membuka posisi beli.

3. Relative Strength Index / RSI
indikator rsi
Indikator forex ini dapat memberikan informasi kondisi pasar yang sedang overbought atau oversold. Pada RSI, batas atas dan bawah berada di nila 80 dan 20. Kemampuan indikator RSI ini dapat menunjukan trend harga yang sedang terjadi. Bagi trader mengetahui trend menjadi sangat penting sekali karena ketika awal trend terjadi maka trader bisa masuk ke dalam pasar untuk mengikuti arah trend yang terjadi.

Jadi menurut Anda diantara ketiga indikator forex yang sudah kita bahas manakah yang menjadi indiktor forex terbaik? Jawabannya adalah semuanya karena jika Anda melakukan analisa teknikal harus menggabungkan beberapa indikator forex untuk mendapatkan sinyal forex akurat. Melakukan analisa teknikal bisa menjadi salah satu pekerjaan sulit bagi trader pemula. Salah satu solusi terbaiknya adalah dengan banyak melakukan latihan di akun demo dan banyak belajar mengenai analisa teknikal lainnya. Salah satu website yang memberikan materi belajar forex adalah Forex Indonesia. Disana kalian juga akan mendapatkan materi belajar forex secara lengkap.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)