Jul 242010
 

Analisa teknikal adalah salah satu cara pengambilan keputusan untuk melakukan transaksi, baik buy atau sell berdasarkan data harga pada masa lampau (data historis). Harga pergerakan mata uang yang setiap detik dicatat dan dilakukan sebuah analisa untuk menentukan harga yang akan datang (prediction/forecasting). Dalam teori analisa teknikal dikenal sebuah prinsip dasar bahwa harga akan bergerak naik atau turun mengikuti trend atau pola-pola tertentu sehingga tidak mungkin hara akan bergerak secara acak.

Analisis teknikal beranggapan bahwa analisis fundamental terlalu bervariasi dan pemakaiannya sulit diperhitungkan. Selain itu, infor­masi berita hanyalah penyebab dan bukan penentu arah pergera­kan harga. Oleh karena itu orang beranggapan bahwa cara analisis yang paling tepat adalah dengan mempelajari tingkah laku dari para pelaku pasar forex dan ini tercermin didalam pola grafik harga.

Faktanya juga tidak ada perbedaan antara harga turun karena pe­nawaran yang berlimpah atau karena tindakan sepihak dari industri keuangan yang menekan harga uang. Tidak ada pula perbedaan ka­rena kondisi politik, pertimbangan ekonomi, atau likuidasi posisi beli investor untuk kebutuhan dana tunai.

Analisis teknikal mengamati pembentukan grafik harga dengan berbagai varian yang mungkin terjadi dibandingkan dengan perila­ku harga sebelumnya. Sekalipun analis teknikal mempertimbang­kan data-data statistik lainnya, namun perangkat utama analisis adalah pada grafik harga yang dianggap dapat memenuhi prediksi harga terkini dan kecenderungannya.

Tujuan pokok mengamati grafik adalah:

* Secepat mungkin menemukan kecenderungan harga.
* Memperkirakan kemungkinan waktu dan jarak kecenderungan itu.
* Memilih saat yang paling menguntungkan untuk masuk dan keluar pasar.

Atas dasar prinsip tersebut muncul berbagai macam perhitungan dan rumus algoritma matematis tertentu untuk mengolah dan mengelola data historis ini yang diharapkan dapat digunakan untuk meramalkan harga yang akan terjadi di masa datang. Pada aplikasi Marketiva Streamster, sebuah harga dinyatakan dalam bentuk chart.

Bentuk chart ini ada tiga macam:

1. Line chart; yaitu chart yang direpresentasikan dalam bentuk garis-garis. Garis yang menghubungkan harga tunggal untuk masing-masing jangka waktu yang dipilih.
2. Bar chart; yaitu chart yang diwakili dalam rupa bentuk grafik batangan. Sebuah diagram yang terdiri dari empat poin penting: lihat harga tinggi dan harga rendah yang membentuk balok vertical; harga pembukaan yang ditandai dengan garis horizontal kecil di sebelah kiri bar/balok; dan harga penutupan yang ditandai dengan garis horizontal kecil disisi kanan bar.
3. Candlesticks chart; grafik batang lilin. Sebuah diagram yang terdiri dari keempat harga utama: lihat tinggi, rendah, terbuka, dan tertutup. Body (jittai) dari candlestick bar dibentuk dengan harga pembukaan dan harga penutupan. Untuk menunjukkan bahwa harga pembukaan lebih rendah dari pada harga penutupan, body balok (bar) sengaja dikosongkan. Jika harga penutupan mata uang dibawah harga pembukaan, body bar diisi. Sisa body bar ditandai dengan kedua shadows upper shadow/bayangan/garis sumbu atas (uwakage) dan lower shadow/bayangan/garis sumbu bawah (shitakage).

Dari tipe chart yang ada ini, anda dipersilahkan untuk menentukan style chart mana yang paling cocok dengan strategi trading anda. Untuk melakukan prediksi harga seringkali tidak cukup hanya mengandalkan data pergerakan di chart instrumen saja, Marketiva Streamster menyediakan berbagai rumus perhitungan yang dapat digunakan hanya dengan beberapa langkah mudah untuk aplikasinya. Rumus algoritma matematis ini dikenal luas sebagai indikator (Indicators). Masing-masing dari indikator ini dapat melakukan perhitungan terhadap data historis dan memprediksikan arah pergerakan harga untuk masa mendatang.

Berikut adalah daftar lengkap seluruh indikator-indikator yang ada dalam Marketiva Streamster:

1. Moving Averages
2. Text Labels
3. Trend Line
4. Price Pointer
5. Symbol
6. Horizontal Line
7. Fibonacci Retracement
8. Fibonacci Arcs
9. Fibonacci Fan
10. Bollinger Bands
11. Parabollic Sars
12. Avg Directional Moving Index (ADX)
13. Commodity Channel Index (CCI)
14. Average True Range (ATR)
15. Linear Regression
16. Time Series Forecast (TSF)
17. Moving Average Convergence/Divergence (MACD)
18. Hilbert Transform Trend Line
19. Hilbert Transform Dominant Cycle Period
20. Hilbert Transform Dominant Cycle Phase
21. Momentum
22. Williams “%R
23. Relative Strength Index (RSI)
24. Rate of Change (RoC)
25. Stochastic Slow
26. Stochastic Fast
27. Chaikin A/D Line (AD)
28. Money Flow Index
29. Average Price
30. Balance of Power
31. Aaron Oscillator
32. Chande Momentum Oscillator
33. Ultimate Oscillator
34. Absolute Price Oscillator (APO)
35. Percentage Price Oscillator
36. Chaikin A/D Oscillator

Incoming search terms:

indikator forex marketiva,indikator instaforex,analisa indikator forex,cara mencari profit untuk analisa algoritma,cara menganalisa diagram indikator

  One Response to “Indikator-indikator Teknikal untuk analisa forex di Marketiva”

  1. Extraordinary post full of useful tips! My site is fairly new and I am having a hard time getting my readers to leave comments. They are coming to the web site but I have the impression that “nobody wants to be first”.

 Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>